"‎Barangsiapa yang bangun di pagi hari dan hanya dunia yang dipikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat hak-hak Allah dalam dirinya (tidak berdzikir), maka Allah akan menanamkan 4 penyakit: 1) kebingungan yang tiada putus-putusnya, 2) kesibukan yang tidak pernah ada ujungnya, 3) kebutuhan yang tidak pernah terpenuhi, 4) khayalan yang tidak berujung."

— Hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani (via deenscreens)

Ah, mungkin ini sebabnya :/

(via ahmadsubhan)

SOON. SEPTEMBER 11 - 21, 2014 | Book the dates!

SOON. SEPTEMBER 11 - 21, 2014 | Book the dates!

"Konsep yang paling sederhana soal adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya. Anehnya, manusia sering merasa sudah ngetag ‘tempat’ tertentu. Akibatnya apa? Sekalinya kita terlempar dari tempat itu—dengan kata lain satu nikmat dicabut atau jalan hidup tak lagi mulus seperti biasanya—kita merasa diperlakukan tidak adil. Mungkin selama ini kitalah yang sudah berlaku tidak adil… pada Tuhan yang punya tempat Maha Berkehendak."
"Tinggalkan kendaraan pribadimu di rumah. Berjalanlah, kamu akan punya waktu lebih untuk mencari ide dan inspirasi—tentang hal-hal yang tidak sempat kamu pikirkan saat harus fokus membawa kendaraan atau mumet karena macet."

#7 Sosiologi: Belajar Mengenal Masyarakat (di Universitas) Indonesia

jurusankuliah:

Halo teman-teman yang sedang mencari tahu mengenai jurusan sosiologi! :)

Melalui tulisan ini, saya ingin menjabarkan beberapa hal mengenai jurusan S-1 sosiologi, khususnya sosiologi FISIP UI. Selamat membaca :)

Apa perbedaan jurusan S-1 sosiologi murni dengan jurusan S-1 pendidikan sosiologi?

Kalau jurusan pendidikan sosiologi bertujuan untuk mencetak tenaga guru sosiologi yang berkualitas walaupun tidak menutup kemungkinan menjadi dosen atau profesi lain, yang jelas arah utamanya menuju pembentukan profesi guru sosiologi di sekolah. Ilmu atau teori sosiologi hanya sebatas pengantar dan lebih bertujuan dalam aplikasi didunia pengajaran. Lulusan jurusan pendidikan sosiologi biasanya bergelar S.Pd..

Kalau jurusan sosiologi murni bertujuan mencetak ahli sosial yang mampu mendeteksi gejala-gejala sosial yang terjadi di masyarakat dengan kemampuan analisis yang tajam dan memberikan solusinya sesuai dengan teori-teori yang dipelajarinya dengan lebih mendalam dan sama sekali tidak ada mata kuliah keguruan. Di sosiologi murni lebih diajarkan bagaimana cara penulisan ilmiah, penelitian sosial, menganalisis kebijakan, dan lain-lain. Gelar S1 jurusan sosiologi adalah S.Sos.. Sedikit info mengenai perbandingannya mungkin bisa dicek disini.

Nah, sudah tahu kan perbedaan jurusan S-1 sosiologi murni dengan jurusan S-1 pendidikan sosiologi? Tulisan ini hanya mengulas mengenai jurusan S-1 sosiologi murni saja ya ;)

Mengapa saya memilih jurusan S1 sosiologi sebagai jurusan saya saat kuliah?

Saya memiliki latar belakang IPA saat SMA tapi saya memilih jurusan sosiologi saat kuliah karena beberapa hal. Pertama, saya menginginkan karir saya ke depannya terjun di dunia pemerintahan, khususnya di kementerian. Maka beberapa bulan sebelum daftar SNMPTN tulis, saya mencoba mencari tahu mengenai jurusan yang banyak dibutuhkan di kementerian. Setelah saya list data-datanya, jurusan sosiologi termasuk kedalam jurusan yang banyak dibutuhkan dalam sebuah kementerian. Selain sosiologi, ada beberapa jurusan yang paling banyak dibutuhkan disebuah kementerian tapi saya memilih sosiologi karena passion dan sudah menentukan arah mana yang akan saya tuju kedepannya. Jadi, sebaiknya untuk memilih sebuah jurusan tentukan juga ya passion kamu dimana ;)

Bagaimana serunya menjalani jurusan S-1 sosiologi, khususnya sosiologi FISIP UI?

Serunya kuliah di jurusan sosiologi yaitu hampir seluruh mata kuliah mempelajari teori-teori mengenai realita dalam kehidupan sosial, membuat suatu perencanaan kebijakan sosial dalam memecahkan masalah sosial dimasyarakat, mengasah kemampuan analisa dalam melihat suatu masalah sosial, melakukan penelitian sosial guna melihat kenyataan dilapangan, dan lain-lain. Kalau di sosiologi FISIP UI dalam setiap perkuliahannya akan terbiasa dengan presentasi, diskusi di kelas, membuat makalah ilmiah, penelitian sosial (turun lapangan), kuis sebelum memulai perkuliahan, dan mayoritas sistem belajarnya student-centered learning (pembelajaran berpusat pada mahasiswa). Mayoritas UTS dan UASnya adalah takehome dengan mengumpulkan makalah ilmiah atau laporan penelitian sosial. Maksudnya takehome adalah mengerjakan tugasnya dirumah (kalau bahasa sekolahnya, pekerjaan rumah) jadi mahasiswa tidak perlu datang ke kampus untuk ujian dikelas. Takehome bagi mahasiswa FISIP UI sudah menjadi suatu kebiasaan saat UTS dan UAS. Tugas UTS maupun UAS takehomenya dapat dilakukan individu maupun kelompok—tergantung kebijakan dosen. Namun, terdapat pula UTS dan UAS yang dilakukan takehome plus sit-in juga.

Serunya, turun lapang yang dilakukan dibeberapa mata kuliah sosiologi dilakukan di daerah-daerah sesuai dengan fokus mata kuliahnya. Saat saya mengambil mata kuliah sosiologi perdesaan, saya dan teman-teman melakukan penelitian di Kampung Cikaramat, Sukabumi, selama tiga hari menginap dirumah warga. Saat saya mengambil mata kuliah sosiologi relasi etnisitas, saya dan teman-teman melakukan penelitian di kampung Cina Benteng, Tangerang. Enaknya, turun lapangan untuk penelitian yang seperti itu dibayarkan oleh pihak prodi a.k.a gratis.

Menurut Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT), akreditasi jurusan S-1 Sosiologi FISIP UI mendapatkan peringkat A. Selain itu, jika IPK kamu diatas 3 maka kamu dapat memilih lulus dengan skripsi atau non-skripsi. Tidak masalah di sosiologi FISIP UI jika lulus non-skripsi karena dalam setiap mata kuliahnya sudah diajarkan bagaimana melakukan penelitian sosial dan membuat laporan penelitian sosial. Terlebih, terdapat mata kuliah di sosiologi FISIP UI dimana prosesnya beda tipis dengan membuat skripsi. Di sosiologi FISIP UI tidak terdapat semester pendek (SP). Walaupun tidak terdapat SP tapi tetap dapat lulus 3,5 tahun kok. Untungnya, mahasiswa sosiologi FISIP UI tidak perlu mengeluarkan uang ratusan ribu untuk mengikuti SP dan tetap dapat lulus cepat. Namun, sepertinya terdapat perbedaan mengenai jurusan sosiologi dibeberapa universitas di Indonesia. Saran saya, coba cari tahu dulu ya bagaimana jurusan S-1 sosiologi di universitas lain :) 

*seruput kopi*

Mata kuliah utama sosiologi adalah pengantar sosiologi, metode penelitian sosial kuantitatif, metode penelitian sosial kualitatif, latihan praktek metode penelitian sosial, teori sosiologi klasik, teori sosiologi modern, dan statistik sosial. Jadi, kuliah S-1 sosiologi di universitas mana pun di dunia pasti bertemu dengan mata kuliah tersebut. Mata kuliah keahlian disesuaikan dengan kurikulum di universitas masing-masing dan tak jarang berbeda dikit.

Ada 2 peminatan di dalam jurusan S-1 sosiologi FISIP UI loh…

  • Kebijakan sosial dan industri yang mendalami Dasar-Dasar Perencanaan Sosial, Tanggung jawab sosial korporasi, Sosiologi Industri, Perencanaan dan Evaluasi Program Sosial, dan Konflik Sosial dan Pengelolaan Konflik.
  • Analisis dinamika perubahan sosial yang mendalami Kesenjangan dan Eksklusi Sosial, Sosiologi Gerakan Sosial, Gender dan Sruktur Sosial, Identitas Sosial dan Dinamika Global, dan Sosiologi Organisasi dan Institusi Sosial.

Mengenai peminatan, tidak terdapat perbedaan khusus terhadap karir kedepannya. Jadi, pilihlah sesuai  passion dari nama-nama mata kuliahnya. ^^

*

Berikut adalah prospek kerja jurusan S-1 sosiologi yang dikutip dari berbagai sumber…

Sumber [1]: Lulusan Prodi Sosiologi akan memilki peluang yang besar untuk memasuki bidang kerja yang beragam, antara lain: Community Development, Analisis Pasar, Marketing, Perbankan, Media Cetak dan Elektronik, LSM, Birokrasi, HRD, Lembaga Pendidikan dan Penelitian serta Konsultan.

Sumber [2]image

Sumber [3]: Peluang kerja lulusan program studi sosiologi adalah Peneliti, Ilmuwan di bidang sosial, Social Analyst, Pendidik, Market Analist, Konsultan, NGO, Perencana Pembangunan. Sedangkan bidang kerja yang berkaitan adalah di Instansi Pemerintahan seperti Departemen dibawah koordinasi Kesejahteraan Rakyat seperti Departemen Sosial, Departeman Pemberdayaan Perempuan, Departemen Pertanian, Departemen Pendidikan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Dewan Perwakilan Rakyat. Lulusan program studi ini pun berpeluang bekerja di instansi swasta yang bergerak di bidang profit maupun non profit.

Sumber [4]: Lulusan jurusan sosiologi dapat diterima di hampir seluruh sektor lapangan pekerjaan, seperti: BUMN, perbankan, peneliti, pendidik, jurnalistik, LSM, departemen pemerintah. Beberapa juga bekerja di bidang penelitian, pendidik (guru dan tenaga pengajar lain), jurnalistik dan staf departemen pemerintah, baik di daerah maupun di pusat.

Sumber [5]: Alumni program studi Sosiologi memiliki prospek kerja terbuka, baik di instansi pemerintah maupun swasta. Di instansi pemerintah, bisa sebagai peneliti, menjadi perencana, menjadi pendidik/penyuluh. Sedangkan di perusahaan swasta, lulusan dapat  menjadi konsultan pembangunan. peneliti, dan lain-lain.

Sumber [6]: Alumni program studi Sosiologi memiliki prospek kerja terbuka, baik di instansi pemerintah maupun swasta. Di instansi pemerintah, bisa sebagai peneliti, menjadi perencana, menjadi pendidik/penyuluh. Sedangkan di perusahaan swasta, lulusan dapat  menjadi konsultan pembangunan. peneliti, dan lain-lain.

*

Menurut data QS Stars University Ranking by Subject tahun 2013, berikut peringkat lima besar jurusan sosiologi di Indonesia yaitu UGM, UI, Unair, ISI Yogyakarta, dan UMM. Kelima universitas tersebut memiliki akreditasi A di jurusan S-1 Sosiologinya. Bagaimana penjelasan mengenai jurusan S-1 Sosiologi? Seru dan mantap, kan? Yuk, jadi bagian lulusan sarjana sosiologi! :)  

(*)

Aufa Apriliani (Sosiologi UI, 2012)

Email: aufhaapriliani@gmail.com

URL: bit.ly/AufaApriliani

Sumber:

Berkarya di Majalah ‘katajiwa’ Edisi 9: URBAN

majalah-katajiwa:

Kota adalah resultan seluruh daya cipta kemanusiaan kita. Kepadatannya membuat kita terbiasa penuh sesak dengan emosi. Sedetik yang lalu tangis, beberapa saat kemudian tawa. Hal yang sedemikian kita temukan begitu saja. Pada pokoknya kota adalah wajah kita dewasa ini. Ada ironi sekaligus puisi di setiap persimpangan kota kita. Ada prosa berbumbu rindu serta cinta di setiap perkantoran dan wilayah kumuhnya.

Komunitas Menulis Langit Sastra mengundang pecinta sastra dan budaya semua untuk menulis di Majalah Kebudayaan katajiwa.

Tema yang kami angkat untuk edisi sembilan ini adalah: URBAN

Apa saja yang bisa ditulis dan dikirimkan kepada kami ?

Puisi:
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (bahasa puisi)
Sesuai dengan tema
Maksimal 3 puisi
Minimal isi satu kata
Foto diri resolusi tinggi
Nomor telepon seluler yang bisa dihubungi

Cerpen:
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Sesuai dengan tema
Maksimal 10.000 karakter dengan spasi
Maksimal 1 cerpen
Foto diri resolusi tinggi
Nomor telepon seluler yang bisa dihubungi

Kritik, Resensi, Liputan, Opini :
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Sesuai dengan tema
Maksimal 1000 kata
Maksimal 1 tulisan
Menampilkan foto dan keterangan objek yang diliput, dikritik atau diresensi (kritik, resensi, pantau)
Liputan mengenai produk budaya, bisa festival budaya, pertunjukkan teater, upacara adat dll.
Untuk Opini yang dibahas fokus pada kajian tentang bahasa dan sastra
Foto diri resolusi tinggi
Nomor telepon seluler yang bisa dihubungi

Foto :
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Sesuai dengan tema
Maksimal satu paragraf dan diletakkan sebagai keterangan di bawah foto
Wajib foto milik pribadi dan mencantumkan spesifikasi kamera dengan lengkap
Maksimal 1 foto
Foto diri resolusi tinggi
Nomor telepon seluler yang bisa dihubungi

Setiap peserta mengirimkannya dalam lampiran surat elektronik (bukan di badan surel) ke katajiwa.langitsastra@gmail.com dengan subjek nama_katajiwa_jenis tulisan_judul tulisan. Tulisan maksimal dikirim pada Tanggal 31 Agustus 2014 Pukul 23.59.

Bagi karya yang dimuat akan diberitahukan lewat surat elektronik dan atau pesan pendek ke telepon seluler penulis. Pastikan mencantumkan nomor seluler yang bisa dihubungi dengan cepat (kalau bisa yang mempunyai aplikasiWhatsapp). Jika ada perubahan dalam penerbitan atau penambahan tertentu akan diberitahukan kemudian…

Kami tunggu partisipasinya!

Apabila ada pertanyaan silahkan klik ini

Grup Facebook : Langit Sastra

Twitter: @langitsastra

WA/ SMS: 085710563895

"Hidup jangan sedih-sedih amatlah. Di kubur nanti kita sudah pasti sendiri, masa berbuat baik di dunia juga sendiri-sendiri?"

— Bujangga

Tags: renungan

luthfitriana:

Kamu galau dengan pilihan jurusan yang akan kamu pilih?
Masih abstrak tentang jurusan yang kamu inginkan?
Bimbang dengan pilihan jurusan yang diajukan orang tua?
Yuk, kenalan dengan segala macam jurusan kuliah!
Intip cerita serunya disini
Buat kamu yang ingin berbagi cerita tentang jurusan yang sedang kamu jalani, sila submit ke galaujurusan@yahoo.com
Informasi lebih lanjut, sila kontak Kak beningtirta. [twitter ID (at)beningtirta]
"Agar putih abu-abu tidak memutuskan dengan abu-abu."

luthfitriana:

Kamu galau dengan pilihan jurusan yang akan kamu pilih?

Masih abstrak tentang jurusan yang kamu inginkan?

Bimbang dengan pilihan jurusan yang diajukan orang tua?

Yuk, kenalan dengan segala macam jurusan kuliah!

Intip cerita serunya disini

Buat kamu yang ingin berbagi cerita tentang jurusan yang sedang kamu jalani, sila submit ke galaujurusan@yahoo.com

Informasi lebih lanjut, sila kontak Kak beningtirta. [twitter ID (at)beningtirta]

"Agar putih abu-abu tidak memutuskan dengan abu-abu."

Atau sebaliknya… buruan kepo, biar cepat ganti planning :D

Atau sebaliknya… buruan kepo, biar cepat ganti planning :D

Tags: galau